![]() |
Komunikasi via handphone sudah Jadi bagian hidup manusia modern yg tak terpisahkan |
Di era kehidupan digital sekarang ini, komunikasi via gadget seperti handphone sudah menjadi aktivitas sehari-hari. Handphone sudah menjadi alat komunikasi yang wajib dimiliki semua orang. Pada awalnya bentuk komunikasi yang bisa dilakukan melalui handphone hanya suara dan text (SMS). Kemudian seiring dengan perkembangan teknologi, bentuk komunikasi yang bisa dilakukan via handphone tambah beragam, seperti: MMS, video, dan internet.
Nah, dengan semakin variatif-nya bentuk komukasi yang bisa dilakukan melalui handphone, tentu berdampak pula pada meningkatnya biaya komunikasi yang harus dikeluarkan. Saya sendiri yang tidak terlalu sering berkomunikasi via handphone, setiap bulan harus mengeluarkan dana tidak kurang dari 150 ribu rupiah untuk bisa menikmati semua jenis komukasi tersebut (nelpon, SMS, internet).
Nah, dengan semakin variatif-nya bentuk komukasi yang bisa dilakukan melalui handphone, tentu berdampak pula pada meningkatnya biaya komunikasi yang harus dikeluarkan. Saya sendiri yang tidak terlalu sering berkomunikasi via handphone, setiap bulan harus mengeluarkan dana tidak kurang dari 150 ribu rupiah untuk bisa menikmati semua jenis komukasi tersebut (nelpon, SMS, internet).
Saya pernah berkunjung ke rumah seorang teman dan mendapati banyak kartu seluler (SIM card) dari operator yang berbeda di atas meja belajarnya. Karena penasaran, saya lalu tanya, “Kamu jualan SIM Card ya bro..??”, “nggak.. emank kenapa?” jawab dia. “Kalau nggak buat dijual, terus buat apa SIM Card sebanyak ini, bro?”, dengan santai dia menjawab “Itu strategi berhemat pulsa bro..”. “Haaa… strategi berhemat pulsa???” sahut saya dengan penuh penasaran. Kemudian dia mulai menjelaskan maksud dari strategi menghemat pulsa, itu.
Ternyata dia memanfaatkan perang tarif dan paket-paket promo dari setiap operator seluler. Contohnya ketika dia ingin menelpon keluarganya di kampung, dia akan menggunakan operator yang sama dengan yang digunakan keluarganya. Begitu juga kalau mau nelpon pacar dan teman-temannya. Karena nelpon atau sms ke sesama operator jauh lebih murah daripada nelpon ke nomor dari operator yang berbeda. Dan kalau mau internetan, dia akan pakai kartu yang paling murah dan sinyalnya paling bagus di tempat dia tinggal. Bahkan untuk memuluskan strateginya itu, dia menggunakan HP dual SIM Card.
“Wah, apa nggak repot bro.. gonta-ganti kartu? HP lu juga bisa cepat rusak, khan?” tanya saya lagi setelah dia selesai menjelaskan dengan panjang lebar strategi menghemat pulsa yang dia lakukan dengan cara mengkoleksi banyak kartu. “Yaa.. mau gimana lagi, ini jalan satu-satunya biar bisa hemat pulsa. Kita khan masih mahasiswa bro..” jawab dia.
Saya yakin cara menghemat pulsa yang dilakukan teman saya ini, juga dilakukan oleh banyak orang. Saya sendiri tidak pernah menggunakan cara ini, karena paling malas gonta-ganti kartu. Ribet!
Saya sering mendengar slogan para operator seluler dalam setiap promo-nya, mengatakan “bebas nelpon seharian, bebas nelpon dan SMS sepuasnya, bebas internetan sepuasnya”, tapi dalam kenyataannya kebebasan itu tidak didapatkan konsumen. Karena dibalik slogan "bebas" itu ada setumpuk syarat-syarat yg harus dipenuhi.
Menurut saya, bebas komunikasi seharian itu adalah bebas memilih dan murah. Bebas memilih di sini maksudnya bebas melakukan jenis komunikasi apa saja (Suara, SMS, Internet) dengan sekali bayar tanpa harus gonta-ganti kartu seperti yang dilakukan oleh teman saya. Jadi, cukup dengan satu kartu (operator) dan satu kali bayar, kita sudah bisa menikmati semua jenis komunikasi yang ada saat ini, seperti nelpon, sms, dan internet.
Menurut saya, bebas komunikasi seharian itu adalah bebas memilih dan murah. Bebas memilih di sini maksudnya bebas melakukan jenis komunikasi apa saja (Suara, SMS, Internet) dengan sekali bayar tanpa harus gonta-ganti kartu seperti yang dilakukan oleh teman saya. Jadi, cukup dengan satu kartu (operator) dan satu kali bayar, kita sudah bisa menikmati semua jenis komunikasi yang ada saat ini, seperti nelpon, sms, dan internet.
Dan yang terakhir, bebas komunikasi itu harus murah! murah tidak hanya ke sesama operator, tapi juga ke operator lain. Kenapa harus murah? Karena kalau mahal, sama saja bohong! Gimana mau bebas berkomunikasi kalau masih takut dengan tagihan telpon yang membengkak. Iya, nggak? Selain itu, kartu tersebut harus memiliki jangkauan jaringan yang luas dan stabil untuk menjamin kelancaran berkomunikasi.
Nah, pertanyaannya sekarang, sudah adakah kartu yang mengakomodir (setidaknya mendekati) pengertian bebas komunikasi seharian, seperti yang saya sebutkan di atas?
Karena penasaran, saya coba mencari tahu dengan berkunjung ke situs-situs resmi operator seluler yang ada di Indonesia. Dan hasilnya, kartu yang saya cari, (yang sesuai dengan pengertian bebas komunikasi seharian versi saya), ternyata sudah ada. Nama kartu tersebut adalah Indosat Mobile. Dari namannya sudah ketahuan kartu ini milik siapa. Yup, tentu saja milik indosat!
![]() |
Kartu Indosat Mobile |
Indosat Mobile memiliki slogan “Sekali Bayar, Dapat Semuanya”. Sesuai dengan pengertian bahwa “bebas komunikasi itu bebas memilih dan murah”, Indosat Mobile memiliki beragam pilihan paket komunikasi murah yang bebas dipilih dari satu kartu dengan sekali bayar. Tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Contohnya, paket lengkap bulanan 24 jam, hanya dengan uang seratus ribu rupiah, selama satu bulan penuh, pengguna bisa menikmati 1000 menit nelpon ke sesama indosat, 100 menit ke operator lain, 1000 sms ke semua operator, kuota 100 MB untuk internet-an. Sangat praktis dan murah, khan? Ada juga paket lengkap harian, paket jam kerja, paket telpon malam, dll. Sayang, untuk kuota internet sebesar 100MB, itu sangat tidak cukup buat saya yang seorang onliner addict.
Oke deh, keliatannya tulisan saya sudah kepanjangan, daripada nanti saya salah ngasih informasi atau dituduh dibayar indosat untuk beriklan, mendingan kalau tertarik lanjutin bacanya di situs resminya Indosatmobile.com aja yaa.. :-)
Saya sendiri belum pake indosat mobile loh..! Saya masih setia dengan si merah (simPATI), soalnya hampir semua keluarga saya pake kartu telkomsel (simpati dan AS). Mungkin kalau nanti saya punya dua handphone, atau punya hp dual simcard, baru saya akan pake kartu indosat sebagai kartu kedua. Sementara untuk urusan koneksi data (internet), saat ini saya langganan internet XL unlimited, karena nilai FUP nya 128 Kbps, sementara yang lainnya hanya 64Kbps (termasuk indosat). Jadi, walaupun kuota speed sudah habis, untuk browsing (buka halaman situs) masih tetap lancar.
Saya sendiri belum pake indosat mobile loh..! Saya masih setia dengan si merah (simPATI), soalnya hampir semua keluarga saya pake kartu telkomsel (simpati dan AS). Mungkin kalau nanti saya punya dua handphone, atau punya hp dual simcard, baru saya akan pake kartu indosat sebagai kartu kedua. Sementara untuk urusan koneksi data (internet), saat ini saya langganan internet XL unlimited, karena nilai FUP nya 128 Kbps, sementara yang lainnya hanya 64Kbps (termasuk indosat). Jadi, walaupun kuota speed sudah habis, untuk browsing (buka halaman situs) masih tetap lancar.