Huawei Honor, Ponsel Android Yg Tidak Boros Baterai

Siapa bilang android phone baterainya boros?” itu adalah judul tulisan pada halaman lima majalah sinyal (Edisi 3 - 16 Februari 2012) yang saya baca di sebuah warung makan, kemarin. Baterai boros memang masalah yang sampai saat ini menjadi masalah semua gadget smartphone, tidak terkecuali, mau Blackberry, iPhone, Nokia, atau Android, semuanya boros baterai. Tak heran kalau banyak orang yang mencari tips menghemat baterai ponsel, khususnya smartphone.

Namun setelah membaca majalah sinyal tersebut, sepertinya masalah baterai boros pada smartphone akan segera teratasi. Kenapa saya bilang begitu? karena huawei baru saja merilis Huawei Honor, yang menurut hasil uji coba (review) majalah sinyal, merupakan ponsel android yang tidak boros baterai.

Ponsel Android - Huawei Honor
Huawei Honor

Kenapa Baterai Huawei Honor tidak boros? setelah saya perhatikan spesifikasi-nya, ternyata Huwei Honor menggunakan baterai Li-Polymer 1930 mAh dengan estimasi waktu bicara 116 jam 40 menit dan waktu siaga 380 jam.  Bandingkan dengan salah satu kompetitor terdekatnya yaitu SE Xperia Neo yang kekuatan baterainya hanya 1500 mAh. Atau bandingkan dengan Samsung Galaxy Nexus yang kelas-nya jauh di atas Huawei Honor, ternyata kekuatan baterai-nya hanya 1750 mAh.

Selain keunggulan di daya tahan baterai, di kelas smartphone harga tiga jutaan, Huawei Honor juga unggul di prosesor dan kamera. Menurut pendapat majalah sinyal, dengan kekuatan prosesor 1.4 GHz,  kamera 8 megapixel dan daya tahan baterai yang panjang, cukup mampu membuat vendor smartphone lainnya ketar-ketir. Namun majalah sinyal juga memberi nilai minus untuk layar Huawei Honor, karena kualitas kaca TFT kapasitif yang dipakai Huawei Honor, masih di bawah teknologi kaca milik vendor lain di kelas-nya.

Dari segi tampilan atau desain, secara sekilas Huawei Honor terlihat mirip dengan iPhone, sama seperti Samsung Galaxy Ace dan Nexian Magic A893 yang juga kata orang mirip iPhone 4. Kalau saya lihat sekilas memang mirip sih.. tapi kalau dilihat secara detail, jelas beda.  Ya iyalah… kalau 100% mirip iPhone, Apple pasti prostes, bahkan bisa berakhir di pengadilan. :-)



KOMENTAR